Minggu, 18 Oktober 2015

Tugas Konsep Teknologi




Nama Kelompok:
1. Dewantoro Sugiharto
2. M. Hasan Akbar
3. Hironimus Jo
4. Abdurrahman Nafiz
5. Ahmad Heri Effendi

Review Film
Minority Report
1. Teknologi yang ada di film


Di tahun 2002 kemarin, sebuah film fiksi yang dibintangi oleh Tom Cruise berjudul Minority Report menjadi salah satu film yang dikagumi banyak orang karena imajinasi akan teknologi yang ditampilkan dalam film tersebut sangat canggih sekali.
Mulai dari kendaraan sampai dengan komputer yang pengguna tidak perlu menyentuh layar perangkat elektroniknya dalam mengoperasikannya.
Satu dekade berselang, kini teknologi komputer dengan layar transparan dan dioperasikan dengan menggunakan gesture atau gerak tangan tersebut sudah menjadi nyata.

Tidak perlu jauh-jauh, sekarang sudah banyak perangkat elektronik yang dioperasikan dengan menggunakan gesture tangan beredar di pasaran. Contohnya saja Samsung SmartTV, Kinnect pada Xbox 360 milik Microsoft dan masih ada beberapa lagi lainnya
.

Walaupun perangkat-perangkat yang dilengkapi dengan teknologi gesture tangan tersebut masih belum terintegrasi dengan media transparan, namun secara perlahan sudah ada pengembangan teknologi ke arah sana.





2. Teknologi di jaman sekarang

1. Smart TV adalah langkah logis berikutnya dalam teknologi televisi, karena menggabungkan komputer dan akses Internet dengan layar kualitas tinggi. Smart TV memungkinkan pemirsa mengecek YouTube*, Facebook*, dan site populer lainnya sambil menonton TV.
Pada intinya, smart TV membawa Internet masuk ke ruang duduk. Saat teknologi meningkat, banyak perangkat ini menjadi mampu berlaku sebagai komputer standar saat web browsing dan bahkan video internet.

Kecanggihannya antara lain:
Kualitas Video. Perlu dicatat bahwa istilah "smart TV" tidak berkenaan dengan kualitas gambar televisi yang sebenarnya. Ada HDTV dan 3D TV yang dapat disebut smart TV karena perangkat tersebut pintar dan hanya perlu konektivitas internet, selain secara ideal, CPU yang baik serta mampu menjalankan browser dengan fitur lengkap dan banyak aplikasi yang tersedia di sistem smart TV modern. Smart TV terhubung ke Internet rumah via WiFi, biasanya memungkinkan browsing sangat cepat dan bahkan menonton video.
Karena prosesor menjadi semakin kecil dan lebih kuat, smart TV telah mendapatkan puluhan fitur dan secara bertahap telah menjadi lebih terjangkau.
App dan Browser. Smart TV modern dari perusahaan seperti Panasonic* dan Sony* memiliki dua kelebihan utama dibandingkan DVR dan set-top box. Banyak set baru benar-benar memiliki browser lengkap, yang berarti konten yang tidak terbatas.
Karena website video streaming seperti Netflix* dan Hulu* menjadi semakin populer, kemampuan Internet penuh pada televisi dapat lebih berharga daripada kabel atau parabola. Ada begitu banyak konten video yang tersedia online dan smart TV dengan cepat menjadi cara yang bagus untuk mengakses konten semacam itu.
Kendali yang Tepat. Ketika smart TV pertama kali keluar, kendalinya sangat kurang dari yang diharapkan. Bagaimanapun juga, sulit untuk mengetik alamat web pada remote control standar.
Smart TV terbaik yang baru memiliki remote yang didesain untuk pengguna komputer modern. Beberapa malah memiliki layar sentuh yang membuat mengetik menjadi lebih mudah dan juga memungkinkan untuk gaming yang lebih baik serta browsing. Lainnya memiliki keyboard standar, yang masih lebih baik dari remote numerik. Saat smart TV baru diperkenalkan melalui beberapa tahun mendatang, fitur browsing internet akan menjadi lebih kuat. Harga juga turun cukup jauh dan akan terus menurun saat teknologi menjadi lebih umum. Mengingat jumlah besar konten baru yang tersedia pada smart TV, perangkat ini menguntungkan untuk dibeli dan merupakan tambahan yang bagus untuk ruang duduk setiap rumah.
Teknologi 3D SG (konventional) menyajikan gambar 3D dengan cara sinkronisasi kacamata pengatur cahaya (Shutter Glass) dan gambar 3D melalui transmisi nirkabel.

2. G-Speak: 
Bahkan tidak hanya itu saja, apabila dalam film Minority Report terdapat adegan di mana seseorang dapat bertatap muka layaknya Video Call menggunakan perangkat yang dioperasikan dengan gesture tangan serta layar transparan, pada tahun 2008 kemarin, sebuah perusahaan bernama Oblong Industries telah mengembangkan software khusus yang dapat juga miliki kemampuan tersebut bernama G-Speak.

G-Speak sendiri adalah sebuah sistem baru yang menggunakan Spatial Operating Environment (SEO). Dengan menggunakan SEO, maka seseorang dapat menggabungkan teknologi input berbasis gesture dengan jaringan internet.
Bahkan sekarang ini, teknologi-teknologi serupa juga mulai banyak dikembangkan, seperti contohnya, SoftKinetic, Kinect 2, Android Kinect Projector Interface, DisplAir, Media Glass sampai dengan Air Gesture milik Samsung.

Tentunya bukan menjadi satu hal yang tidak masuk akal apabila semuanya dapat dikembangkan oleh manusia. Bahkan ada ungkapan bahwa sebenarnya film-film sains fiksi itu adalah gambaran atau cerminan teknologi yang akan dijumpai manusia di masa mendatang.




Referensi:
http://beforeyoubuypc.intel.co.id
http://breaktime.co.id